Menilik Kota Tua Jakarta

batavia_cafe-kota-tua-jakarta
Museum Fatahilah

Jakarta sebagai kota metropolitan dengan segala macam bentuk modernisasi. Ternyata masih memiliki beberapa tempat bersejarah seperti halnya kota tua jakarta. Kota Tua Jakarta adalah pengingat buat kita bangsa indonesia akan sejarah panjang dan penuh perjuangan di masa yang saat ini semua serba mudah.

Pernah dijuluki sebagai Permata asia dan Ratu dari timur karena memiliki tempat yang sangat strategis perdagangan dan sumber daya melimpah saat ini kota tua jakarta masih berdiri kokoh meskipun dengan umur yang sudah puluhan tahun.

Dengan adanya waktu segang gue berkesempatan mengunjungi wisata bersejarah kota tua jakarta. ketika sampai di kota tua jakarta suasana akan kenangan pada Batavia Lama sudah sangat terasa dengan bangunan Tempo Doeloe. Meriam menjadi senjata pembuka yang menyapa loe ketika sampai di kawasan Wisata Kota Tua Jakarta tepatnya di depan museum Fatahilah.

meriam-kota-tua-jakarta
Sepasang Meriam

 

meriam-kota-tua-jakarta_1
Arah Meriam Siap Menembak ke Sebuah bangunan

Museum fatahilah merupakan bangunan paling iconik di tempat ini karena memiliki bangunan paling luas dibandingkan dengan bangunan disekitarnya. museum fatahillah merupakan bangunan VOC yang dibangun sekitar tahun 1707. bangunan ini digunakan sebagai ruang kantor, pengadilan hingga penjara.

gue mencoba untuk masuk ke museum fatahilah namun sayangnya gue saat itu kurang beruntung karena pihak pengelola museum sedang melakukan aktivitas pembersihan dan museum ditutup sementara.

bermain-sepeda-onthel-kota-tua-jakarta
Bersepeda Onthel

 

Sewa-sepeda-onthel-kota-tua-jakarta
Sewa Sepeda Onthel

di depan museum fatahilah ada beberapa hal yang bisa loe lakukan seperti halnya berfoto, bermain sepeda onthel dan biasanya ketika malam minggu banyak sekali character yang aneh bahkan sulap bermunculan. untuk sewa sepeda onthel sendiri berkisar sekitar Rp 20.000 – Rp 30.000/30 menit.

Bagi gue pecinta dan penikmat fotografi. kota tua jakarta merupakan salah satu tempat yang sangat sayang dilewatkan untuk melakukan kegiatan memotret. namun bagi loe yang ingin hunting gue rekomendasikan untuk datang di hari biasa tidak di hari sabtu maupun minggu karena terlalu banyak pengunjung yang datang.

petunjuk-arah-kota-tua-jakarta
Petunjuk Arah

 

museum-wayang-kota-tua-jakarta
Museum Wayang

Dengan Cuaca yang sedikit mendung. gue melangkahkan kaki ke museum wayang. Yang terletak di sebelah museum fatahilah. Tiket masuk ke museum wayang ini dikenakan biaya sebesar Rp 5000/orang

Museum wayang awalnya merupakan sebuah gereja di era belanda namun beberapa kali beralih fungsi hingga akhirnya diserahkan oleh pihak kebudayaan indonesia dan dijadikan tempat untuk pameran atau museum berbagai macam wayang yang ada di seluruh indonesia.

museum-wayang-kota-tua-jakarta_2
Salah Satu Wayang Di Museum Wayang

 

Say Hello To Wayang !
Say Hello To Wayang !

Honestly, Ketika gue masuk ke museum ini sendiri langsung merasakan merinding. mungkin karena bentuk berbagai macam bentuk wayang dan museum yang saat itu agak sepi. You Know What I Meant

Namun perasaan takut gue seketika hilang ketika beberapa pengunjung ikut mengikuti menjelajah bangunan museum wayang jakarta ini. di museum wayang ini terdapat 2 lantai yang semuanya berisikan berbagai macam wayang dari boneka wayang hingga wayang kulit serta lengkap dengan berbagai informasi wayang tersebut.

museum-seni-rupa-dan-keramik-kota-tua-jakarta
Museum Seni Rupa dan Keramik

Tak lama berselang gue melanjutkan melangkahkan kaki ke Museum Seni Rupa dan Keramik. yang letaknya masih bersebelahan dengan museum fatahilah juga. di Kota Tua Jakarta memang selain museum wayang dan museum fatahilah. museum seni rupa dan keramik sangat disayangkan untuk dilewatkan. untuk tiket masuk museum seni rupa dan keramik ini dikenakan sebesar Rp 5000/orang

Museum Seni Rupa dan Keramik merupakan Museum yang memamerkan berbagai macam seni dari lukis, pahatan kayu hingga berbagai macam keramik. awalnya bangunan museum ini sebagai peradilan tertinggi hindia belanda saat itu dan dibangun tahun 1870 setelah itu seperti museum wayang fungsinya beberapa kali dialihkan hingga akhirnya museum ini diresmikan sebagai museum seni rupa oleh presiden soeharto saat itu.

museum-seni-rupa-dan-keramik-kota-tua-jakarta_2
Depan Museum Seni Rupa Dan Keramik

Namun sayang tidak semua tempat di dalam museum seni rupa kota tua jakarta ini bisa loe potret. didalam museum loe hanya akan dimanjakan visual akan lukisan lukisan dari para seniman indonesia serta informasi segala hal tentang seni tersebut.

Tidak Lupa dengan berbagai macam bentuk keramik didalam museum. bahkan ada keramik yang menurut gue bentuknya unik tidak seperti keramik pada umumnya.

museum-seni-rupa-dan-keramik-kota-tua-jakarta_3
Berbagai Guci dan Keramik

 

museum-seni-rupa-dan-keramik-kota-tua-jakarta_1
Pameran Lukisan Yang Disajikan

 

Ibu Menyusui Karya Dullah
Ibu Menyusui Karya Dullah

di Museum seni rupa dan keramik ada lukisan yang paling gue sukai yaitu lukisan karya Dullah Tentang ” Ibu Menyusui”. ketika gue melihat lukisan tersebut ada perasaan tentang bagaimana kasih sayang seorang ibu terhadap anaknya. Menjaga, Mendidik, dan mengharapkan anak untuk Tumbuh sukses tanpa harapan imbalan sedikit-pun.

Pesan Gue : Tetap Kasihi Ibumu bagaimanapun(Kondisi) dia nanti.

 

All About Memorize

Dandy Siswandy

 

 

 

33 thoughts on “Menilik Kota Tua Jakarta

  • December 18, 2016 at 10:10 pm
    Permalink

    Baru aja semalem dari sini. Ehehe. Iya, kalau hari Sabtu-Minggu mah rame banget. Dan jangan lupa sediain recehan kalau mau nongkrong atau duduk-duduk di areanya. Banyak banget pengamen.

    Reply
    • December 19, 2016 at 10:33 am
      Permalink

      hahaha… iyaa itu makannya jangan dateng sabtu atau minggu jadi berasa kaya pasar malam

      Reply
  • December 19, 2016 at 2:00 am
    Permalink

    waktu ke Jakarta saya juga penasaran banget dengan museum kota tua. Seru, dan ramai tapi panas banget. Jangan lupa bawa payung dan sunblock 😀

    Reply
    • December 21, 2016 at 5:43 am
      Permalink

      kalo belum pernah cobain dateng kak… saran sore di hari biasa datengnya…. kalo siang panassss pakeee bangeet

      Reply
  • December 19, 2016 at 6:42 am
    Permalink

    Seru banget, banyak museumnya di Jakarta…
    Harus bikin rencana main ke Jakarta nih 😀

    Reply
  • December 19, 2016 at 7:48 am
    Permalink

    Kota Tua memang nggak ngebosenin ya untuk dijelajahi? Museum Wayang masih serem ga? Ntah kenapa kalo ke lantai dua bulu kudukku sering merinding.

    Reply
    • December 21, 2016 at 5:42 am
      Permalink

      yaa bosen kak kalo keseringan… cukup sekali aja sambil hunting… kalo museum wayang masih kaya gitu kak.. horor banget ???

      Reply
  • December 19, 2016 at 12:19 pm
    Permalink

    aku sering lewat, tapi blm pernah mampir sini. menarik yaa..
    semoga lain kali bs poto2 di sini

    insanwisat(dot)com

    Reply
    • December 19, 2016 at 12:22 pm
      Permalink

      asal jangan sabtu minggu… berubah dari batavia lama menjadi batavia pasar malam

      Reply
  • December 20, 2016 at 4:08 am
    Permalink

    Tempat-tempat seperti ini memang asyik kalau disusuri jalan kaki atau naik sepeda. Selain belajar tentang sejarah, kita bisa menikmati suasana yang tenang.

    Reply
  • December 20, 2016 at 4:12 am
    Permalink

    Saya suka juga berkunjung ke kota tua. kalau ke Jakarta suka mampir ke sini. dan menemukan banyak hal baru sepanjang waktu

    Reply
  • December 21, 2016 at 11:20 pm
    Permalink

    Duch aku tinggal di jakarta puluhan tahun tapi kok yaa baru 1x ke kota tua dan itupun juga udah 10 tahun lalu ihik ihik

    Btw kenapa foto ibu menyusui yg kamu foto ??? pasti kamu juga ingin ikutan nyusu yaa hahaha

    Reply
    • December 22, 2016 at 11:11 am
      Permalink

      yaaa sekali cukup kali bang cum… keseringan juga buat apa. hahaha

      wkwkwkw…. piktor nih oraaang… orang mah gue nulis ada maknanya eeh malah diartikan seperti itu ???? #lalulelah

      Reply
        • December 29, 2016 at 4:26 am
          Permalink

          tentang kasih sayang seorang ibu kepada anaknya gitu loh bang cum… kamu malah berpikir kenikmatannya doang??? #aslimesum

          Reply
  • December 24, 2016 at 10:21 am
    Permalink

    saya malah belum sekalipun berkunjung ke kota lama Jakarta, walau sudah beberapa kali mengujungi Jakarta.
    kalau Kota Lama Semarang lha sudah terlalu sering, ahaha

    untuk masukan saja mas, foto-fotonya sebelum diupload diluruskan dulu horizonnya biar gak miring, tau pas memotret menggunakan fitur grid di layar kamera. Soalnya kalau pas motret laut kan ngeri, bisa tumpah lautnya,,,hahaha

    Reply
    • December 24, 2016 at 11:47 am
      Permalink

      waaah kalo saya belum pernah ke kota semarang juga… tapi udah ngelihat sih tempat tempatnya di blog orang… lumayan bagus tempatnya…

      okee terima kasih masukannya mas… maklum baru belajar fotografi ???

      Reply
  • December 24, 2016 at 11:57 am
    Permalink

    Beberapa kali bolak balik ke Jakarta, gak pernah mampir ke Kota Tua. Sedihnyaaaa… kapan2 harus bisa mampir ke sini sama anak2

    Reply
  • January 2, 2017 at 7:09 pm
    Permalink

    Setuju banget Mas
    Kota tua Jakarta memang iconic Ibu kota yg sering banget disinggahi para komunitas photography

    Reply
    • January 10, 2017 at 7:37 am
      Permalink

      haha,,, memang selalu ramai apalagi sabtu minggu kaya pasar disana kak

      Reply

Leave a Reply