Lebih Susah Mana ? Rinjani Atau Semeru ?

Semeru Atau Rinjani
Semeru Atau Rinjani

Buat kamu yang sering hiking atau mendaki gunung pasti udah tahu kan kedua gunung ini. Yaps Gunung rinjani dan gunung semeru ini keduanya termasuk dari 7 summitnya indonesia. dan mempunyai ketinggian yang tidak jauh berbeda dengan 3676mdpl untuk semeru dan 3726mdpl untuk ketinggian rinjani. Tidak berbeda jauh bukan ketinggian hanya selisih 50mdpl saja.

Namun yang menarik bukan itu saja. kedua gunung ini juga mempunyai beberapa kesamaan seperti adanya danau yang indah diatas gunung yaitu danau ranu kumbolo yang terdapat di semeru dan danau sagara anak di rinjani. dan menariknya lagi kedua gunung ini mempunyai tantangan puncak berpasir.

Semeru Atau Rinjani_1

Well. Biasanya kalau loe tahu dan pernah merasakan naik gunung dengan pola berpasir itu pasti tahu bagaimana tantangan yang dirasakan ketika mendaki dengan trek berpasir. itu sangat menyebalkan dan melelahkan sekali guys ! karena setiap loe melangkah akan terperosot kembali terus dan terus hingga puncak.

Makannya tidak heran banyak sekali pendaki yang cedera bahkan menyerah sebelum menggapai puncak karena kelelahan,kedinginan dan banyak hal lainnya. Bahkan gue dulu mendengarkan cerita dari seorang teman yang mendaki ke gunung semeru berdua namun keduanya sama sekali tidak berhasil menggapai puncak.

Walaupun salah satu mengaku menggapai puncak namun karena alasan hpnya lowbet di puncak dia tidak bisa mengabadikannya diatas puncak tapi tidak semua orang percaya dia menggapai puncak karena tidak ada sama sekali jejak atau bukti bahwa dia benar benar menggapai puncak. *hanya tuhan dan dia yang tahu*

Baca juga : Pendakian Gunung Rinjani

Karena mempunyai banyak kesamaan banyak pendaki yang penasaran dan bahkan bertanya kepada gue yang pernah mendaki kedua gunung dari 7 summit indonesia tersebut. Lebih susah mana dan pendakian semeru atau rinjani ?

gue akan menjawab tergantung dari mana loe mengukurnya. Jadi begini gue akan bahas pendakian gunung semeru dan pendakian gunung rinjani dari berbagai sudut mulai dari trekking, suhu, Danau dan puncak berpasir.

Lets begin.

Savana Rinjani Atau Semeru
Savana Rinjani

Lebih Susah Mana Semeru Atau Rinjani – Trekking Atau Jalur Pendakian

Yes. Tentu setiap gunung itu unik dan mempunyai tingkat kesulitan masing masing untuk rintangannya terutama trekking atau jalur pendakiannya. begitupun dengan gunung semeru maupun rinjani. Kedua gunung tersebut mempunyai jalur dan ceritanya sendiri untuk trekkingnya.

Untuk jalur semeru menurut gue lebih mudah dibandingkan rinjani. Di gunung semeru loe banyak sekali mendapatkan jalan mendatar atau bonusnya kalau pendaki bilang. Hanya terhitung beberapa kali tanjakan saja loe sudah akan bisa menggapai danau ranu kumbolo dan baru setelah cemoro kandang ke jambangan loe akan menanjakan terus namun itupun terbilang tidak panjang dan selalu naik.

Dan kondisi di jalur pendakian terbilang cocok atau aman dari sengatan langsung matahari. Berbeda halnya dengan rinjani kalau loe melakukan pendakian ke rinjani via sembalun di siang hari. siap siap saja kalau loe akan kelabakan akan sengatan matahari secara langsung karena jalur sembalun merupakan padang savana dan tidak ada satupun pohon yang melindungi loe  dari sengatan matahari secara langsung.

Treknya pun cukup lebih melelahkan dibandingkan semeru karena rinjani via sembalun lumayan mempunyai trek yang agak panjang belum lagi harus melewati 7 bukit penyesalan yang rasanya seperti tidak sampai sampai menggapai pos terakhir plawangan sembalun.

Jalur Torean - Semeru atau Rinjani

Lebih Susah Mana Semeru Atau Rinjani – Suhu

Suhu udara juga harus diperhitungkan untuk perbandingan karena tidak jarang pendaki yang menyerah bahkan meninggal bukan karena kelelahan tetapi karena suhu udara yang ada di gunung tersebut.

Mengenai suhu udara yang ada di gunung semeru dan rinjani sama sama dingin menurut gue. Tetapi suhu udara di semeru itu termasuk paling dingin dibandingkan rinjani bahkan gunung gunung yang pernah naiki sebelumnya khususnya gunung gunung di jawa barat dan jawa tengah.

Menurut gue suhu udara yang paling dingin ketika gue merasakan sampai di ranu kumbolo semeru. disana udaranya termasuk dingin sekali dan suhu ketika mendaki ke puncak pun terbilang lebih dingin semeru dibandingkan rinjani. Yang gue rasakan di semeru anginnya tidak terlalu kencang namun suhunya makyosss. Dingin coooy !

Berbeda dengan rinjani, suhu ketika menuju puncak. Meskipun suhunya tidak sedingin di semeru tapi anginnya sangat kencang dan dijamin kalau loe engga menggunakan peralatan jaket dan sarung tangan yang memadai loe juga dipastikan bisa menyerah ketika pendakian menuju puncak karena kedinginan.

Gunakan Jaket, Sarung Tangan dan Buff Khusus Pendakian Untuk Meredakan Suhu Dingin
Tips Pendakian

Danau Ranu Kumbolo

Lebih Susah Mana Semeru Atau Rinjani – Danau

Tentu danau yang berada di semeru dan rinjani sudah sangat terkenal di kalangan pendaki karena keindahan masing masing. Gue pun sangat menyukai kedua danau yang ada di kedua gunung tersebut.

Untuk mencapai danau di kedua gunung ini memang lebih sulit menggapai danau sagara anak karena jalannya berbatu dan menurun. kita memang harus terus berhati hati menapaki setiap langkah dan dilarang berlari lari karena ditakutkan terpelesat dan you’re Gone Forever !

Untuk danau ranu kumbolo hampir tidak ada rintangan berarti untuk menggapai danau ini karena treknya pun masih terbilang mudah. Lalu untuk keindahaannya sebenarnya gue lebih suka danau sagara karena disana kita bisa memancing dan mendapatkan ikan yang banyak seperti halnya warga yang memancing disana dan di dekat danau sagara anak juga ada sumber air panas disana sehingga kita bisa mandi dan merelakskan seluruh tubuh ketika lelah karena pendakian.

Namun sayang danau sagara anak kebersihannya jauh dibandingkan danau ranu kumbolo yang di Jaga oleh warga sekitar dan ada aturan aturan yang membuat danau tersebut tetap terpelihara dan terlihat bersih.

Puncak Rinjani - Semeru atau Rinjani
Puncak Rinjani

Lebih Susah Mana Semeru Atau Rinjani – Puncak Berpasir

Naah ini bagian paling sering ditanyakan dan menarik untuk dibahas. Karena gue mendapatkan berbagai pendapat untuk menggapai puncak berpasir semeru dan rinjani.

Kemarin gue ketika mendaki ke semeru dan bertemu dengan komunitas pendaki malang yang kebetulan menemani  dan bercerita ketika gue sudah selesai melakukan pendakian ke gunung semeru. Mereka yang juga sudah merasakan menaklukan kedua puncak gunung tersebut tentu akan menjawab lebih susah menggapai puncak rinjani dibandingkan puncak semeru.

Tentu jawaban lebih susah menggapai puncak rinjani keluar dari mulut para pendaki semeru yang hampir setiap bulan kalau bosan jalannya ke mendaki gunung semeru sehingga membuat mereka “Terbiasa” dengan trek berpasir milik semeru.

Berbeda halnya dengan teman gue yang tahun lalu bersama gue mendaki rinjani. Setelah menggapai puncak rinjani dia bilang lebih mudah menggapai puncak rinjani dibandingkan semeru. Tahun lalu gue masih bingung dengan jawaban jawaban temen temen gue yang selalu berbeda ketika ditanya lebih susah mana puncak rinjani atau semeru ?

Mengingat kedua gunung tersebut sama sama mempunyai trek atau jalur berpasir menuju puncaknya. dan Tahun ini akhirnya gue sudah merasakan bagaimana rasanya menaklukan gunung berpasir semeru.

Jawaban gue tentu gue setuju dengan jawaban teman gue ketika di rinjani. Puncak berpasir semeru lebih susah ditaklukan dibandingkan puncak berpasir gunung rinjani. Alasannya utamannya karena kemiringan menuju puncak semeru itu lebih miring sekali dibandingkan kemiringan puncak rinjani.

Itu yang membuat langkah kaki yang semakin berat dan melelahkan. Belum lagi suhu menuju puncak semeru yang dingin sekali. Tetapi kalau ditanya lebih susah mana kalau dibandingkan pendakian dari awal pendakian dan ?

Tentu saja kalau diukur dari awal pendakian gunung rinjani akan lebih susah dan melelahkan dibandingkan gunung semeru karena trek yang lebih panjang dan terus menanjak dari awal pendakian.

Setiap Gunung Mempunyai Rintangan dan Tantangan Tersendiri
Dandy Siswandy

Leave a Reply